oleh

Tahun Ini, TPI Wameo Baubau Target PAD Rp 700 Juta

BAUBAU – Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Wameo Kota Baubau Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) menargetkan hasil Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp 700 juta selama tahun 2018 berlangsung.

Penanggung jawab TPI Wameo, Muslimin Buhim menuturkan, angka Rp 700 juta tersebut menjadi target realistis yang ingin dicapai.

“Untuk mencapai target maksimal PAD, TPI Wameo butuh peremajaan mesin Air Brast Freezer (ABF) atau mesin pembekuan ikan yang sedang rusak total,” ucap Muslimin, pada Jumat (9/2/2018).

Ia menjelaskan, ABF yang ada di TPI Wameo berjumlah empat unit. Dua unit diantara telah rusak setahun lebih. Sedang, dua lainnya rusak beberapa bulan lalu.

“Akibatnya, para nelayan tidak bisa menampung hasil tangkapan. Tetapi wajar juga kalau sudah rusak. Sebab, mesin-mesin ABF tersebut sudah berumur 13 tahun atau mulai beroperasi dari tahun 2005,” ulasnya.

Kendati demikian, lanjut Muslimin, dirinya optimis dapat berbuat banyak mengingat Penjabat (Pj) Wali Kota Baubau menyetujui rencana perbaikan yang diajukan oleh pihaknya.

“Saya sampaikan sama Pak Hado Hasina, kalau cuma diperbaiki mesin-mesin ABF tersebut, biayanya besar dan kemungkinan tidak bertahan lama bagusnya. Akan lebih bagus dan efektif jika membeli mesin baru dan kabar baiknya beliau (Hado Hasina, red) menyetujuinya,” tandasnya.

Untuk diketahui, satu unit ABF TPI Wameo memiliki kapasitas menampung tiga hingga lima ton ikan.

Reporter: Ardilan
Editor: Kardin

Terkini