oleh

Siaga Satu Banjir Sungai Wanggu Kendari

MEDIAKENDARI.COM – Kendari, Intensitas hujan yang kian deras menghawatirkan warga di sekitar sungai wanggu, Lepo-Lepo, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara( Sultra) memindahkan air hujan dengan cara menyedot menggunakan mesin.

Hal itu dilakukan warga setempat agar tak kebablasan lagi dengan datangnya banjir susulan. Selain itu juga, warga kali wanggu melakukan tindakan pencegahan dengan berpindah ketempat dataran tinggi, Rabu (31/5/2017).

Salah satu tokoh masyarakat Lorong Kawat OM (55) salah berinisiatif menyedot air banjir dari drainase yang sudah penuh terisi air hujan lalu membuangnya ke Sungai Wanggu.

“Ini mesin saya beli pas banjir pertama kemarin. Mesin penyedot air dipergunakan untuk menyedot debit air yang masuk lalu kita buang agar bisa berimbang,” ungkapnya.

Pantauan MEDIAKENDARI.COM tepatnya di sekitar simpang tiga lepo-lepo wanggu telah warga telah siap siaga mengantisipasi banjir.

Beberapa organisasi dan Instansi Pemerintahan ikut andil secara sukarela membatu masyarakat kali wanggu dalam proses ini.

Organisasi swadaya seperti, Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI) ikut membantu menyebarkan informasi kepada BNPB Provinsi Sultra.

Haris Ibrahim relawan RAPI menuturkan, dirinya sejak dari pukul 03.00 Wita Subuh, Rabu (31/5) sudah standby di seputaran sungai wanggu guna memantau keadaan keadaan banjir.

“Kita dirikan tenda di pinggir jalan agar masyarakat setempat yang kena banjir dapat menampung 4-5 KK,” kata Haris Ibrahim.

Halwia (45) dan Sitti (40) korban banjir sungai wanggu yang sudah berada di tenda pengungsian menuturkan, rumahnya yang terletak di bagian tanggul sungai wanggu ketinggian air sudah mencapai setinggi pinggangnya.

Kejadian itu terjadi pukul 14:30 wita siang, Rabu, (31/5/2017). Barang-barang yang ada dalam rumahnya sudah dipindahkan di atas plafon rumah supaya aman.

Laporan: Muh Tonasa MEDIAKENDARI.COM

Terkini