oleh

Kadis ini Akui Mobil Dinasnya yang Parkir di Ruko Paslon Walikota Baubau

BAUBAU – Mobil Dinas yang beberapa waktu lalu viral di salah satu Media Sosial (Medsos), ternyata milik Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kota Baubau, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).

Diketahui mobil dinas tersebut tampak parkir di salah satu ruko Pasangan Calon (Paslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Baubau periode 2018 – 2023.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kota Baubau, Sadidi mengakui jika mobil dinas tersebut adalah milik DKP.

“Foto mobil dinas yang viral di facebook itu betul adalah mobil dinas saya. Tetapi, pada saat kejadian itu tidak ada saya di tempat. Cuma supir saya saja,” tegas Sadidi kepada sejumlah wartawan saat dikonfirmasi di ruang kerjanya, Senin (26/2/2018).

Kata dia, saat itu dirinya menyuruh supir pergi mengambil plat motor. Namun, tiba – tiba dia dikagetkan karena foto mobil dinasnya tersebar di facebook dan tampak sedang parkir di salah satu ruko Paslon Wali Kota Baubau.

“Persoalan parkir di ruko Paslon itu saya tidak tahu. Yang saya tahu, saya menyuruh supir saya untuk mengambil plat motor,” bebernya.

Sadidi menjelaskan, supirnya memang adalah anak magang yang belum lama ia pekerjakan.

BACA JUGA: Sejak Ditarik, Penggunaan Eks Mobil Dinas Anggota Dewan Baubau Masih ‘Enjel’

“Supir saya itu anak baru. Usianya sudah cukup untuk memilih, tetapi sekali lagi saya tegaskan hal itu sama sekali tidak ada sangkut pautnya dengan politik, meskipun saat ini sedang berlangsung Pemilihan Kepala Daerah di Kota Baubau,” jelasnya.

Ditempat sama, supir Kepala DKP Baubau, Jeri menuturkan kejadian viral tersebut terjadi sekitar seminggu yang lalu.

“Saya tidak ingat pasti kapan waktunya dan hari apa saat itu. Tapi, itu hari tidak ada beliau (Sadidi, red) di tempat cuma saya sendiri,” ungkapnya.

Jeri mengakui jika dirinya diperintahkan oleh Sadidi untuk mengambil plat motor.

“Betul, saya disuruh ambil plat motor. Saya tidak tahu kalau tempat parkir mobil dinas Pak Sadidi itu di ruko salah satu Paslon wali kota,” ujarnya.

Menurut Jeri, awalnya dia tidak ingin parkir ditempat tersebut. Namun, karena ada mobil yang menghalangi makanya saat itu dia memutuskan untuk parkir di depan ruko Paslon itu.

“Saya parkir karena saya lihat di depan ruko tempatnya luas. Waktu itu, saya tidak sadar kalau seharusnya saya tidak parkir disitu agar tidak muncul kesalahpahaman masyarakat,” pungkasnya.

Reporter: Ardilan
Editor: Jubirman

BERITA TERKAIT :

Terkini