oleh

Ini Tiga Alasan DPRD Luwuk Utara Tertarik Kunjungi Kota Kendari

KENDARI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Luwu Utara melakukan kunjungan ke Kota Kendari, Senin (26/2/2018).

Menurut Wakil Wali Kota Kendari, Sulkarnain K, kunjungan DPRD Kabupaten Luwu Utara ke kota Kendari, karena tertarik pada tiga hal utama yang menjadi program prioritas Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari.

“Mereka tertarik untuk mendapatkan informasi tentang tiga hal di Kota Kendari yaitu, pertama menyaksikan pembangunan infrastruktur yang cukup besar di Kota Kendari,” ungkap Sulkarnain di Ruang Pola Pemkot Kendari.

Lanjutnya, kedua juga ingin melihat seperti apa pengelolaan pendapatan daerah yang memang pertumbuhannya cukup besar dan sekarang ini melampaui angka Rp 200 Miliar.

Selain dua hal tersebut, kata Sulkarnain, DPRD Luwu Utara juga ingin mendapat informasi dan menyaksikan langsung tentang pengelolaan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah, yang mendapat penghargaan nasional.

“Jadi, tiga hal tadi yang kita jelaskan kepada mereka dan tentu pada prinsipnya kita dengan terbuka menyampaikan dan ini juga merupakan amal jariah,” jelasnya.

BACA JUGA: ADP Targetkan Dua Tahun Kedepan Banjir Kota Kendari Bakal Dituntaskan

“Artinya kita tidak hanya bermanfaat bagi masyarakat Kota Kendari tetapi juga apa yang dilakukan Pemerintah Kota Kendari dan seluruh jajarannya itu ternyata juga dilirik dan ingin ditiru oleh Pemerintah Luwu Utara paling tidak DPRD nya,” sambungnya.

Dijelaskan, tentu ini dapat memotivasi kinerja Pemerintah Kota Kendari perihal apa yang sudah dilakukan selama ini ternyata tidak hanya memberikan kepuasan secara pribadi kepada yang sudah bekerja tetapi juga juga mendapatkan apresiasi orang di luar.

“Makanya kalau orang di luar Kota Kendari saja jauh-jauh dari Luwu Utara menghargai dan mengakui kemajuan Kota Kendari tentu kita bangga sebagai warga Kota Kendari,” katanya.

Sementara itu, Ketua DPRD Luwu Utara, Mahfud Yunus menjelaskan, terkait kunjungannya di Kota Kendari, ada tiga hal yang ingin didapatkan data dan informasi dari Kota Kendari dalam rangka membenahi daerahnya yang baru lahir kurang lebih 18 tahun lamanya.

Mahfud menguraikan, pertama yang ingin dilihat yaitu bagaimana mempercepat pembangunan infrastruktur sehingga terlihat luar biasa Kota Madya Kendari. Kedua, pihaknya ingin memperoleh informasi tentang bagaimana mengelola Pendapat Aset Daerah (PAD) dengan berbasis online.

“Dimana beberapa tahun yang lalu Kota Kendari mendapatkan Rp 400 Miliar, kali ini Rp 300 Milar yang didapatkan,” ucap Mahfud.

Lanjut Mahfud, yang ketiga sangat mengnajubkan bagi DPRD Luwu Utara yakni tentang TPA yang di atasnya menjadi wisata, dimana anggapan orang TPA tempat yang jorok tetapi menjadi sesuatu tempat yang dirindukan oleh pengunjung.

“Setelah pertemuan ini ada tiga hal yang ingin kami terapkan di Kabupaten Luwuk Utara serperti yang dibahas tadi,” tutupnya.

Reporter: Waty
Editor: Jubirman

BERITA TERKAIT :

Terkini