oleh

DKP Baubau: TPI Wameo Tidak Perlu Mesin ABF Baru

BAUBAU – Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kota Baubau Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) menilai Tempat Penampungan Ikan (TPI) Wameo tidak perlu mesin Air Brast Freezer (ABF) atau mesin pembekuan ikan yang baru.

Kepala dinas DKP Kota Baubau, Sadidi menuturkan, mesin ABF TPI Wameo yang sedang rusak saat ini hanya perlu diperbaiki.

“Biar tidak harus beli mesin ABF baru, cukup kami perbaiki saja mesin ABF yang saat ini sementara rusak. Karena mesinnya itu kan tidak rusak total atau sebagian saja yang bermasalah,” ungkap Sadidi kepada sejumlah wartawan, Senin (26/2/2018).

Untuk menangani permasalahan tersebut, Sadidi akan mendatangkan teknisi dari luar Kota Baubau.

“Saya akan hadirkan teknisi yang paham cara memperbaiki mesin ABF. Orangnya berasal dari Surabaya dan merupakan salah satu teknisi terbaik karena mereka adalah salah satu juga yang merakit mesin ABF yang dipakai oleh TPI Wameo,” jelasnya.

BACA JUGA: Tahun Ini, TPI Wameo Baubau Target PAD Rp 700 Juta

Selain itu, Sadidi juga berniat ingin memberdayakan teknisi di Kota Baubau yang mampu memperbaiki mesin ABF tersebut.

“Kalau sewaktu – waktu rusak tinggal langsung diperbaiki saja tanpa repot mendatangkan lagi teknisi dari luar. Dan secepatnya kami lakukan perbaikan mesin agar musim ikan bulan Maret 2018 ini sudah bisa kembali beroperasi,” imbuhnya.

Terkait biaya perbaikan, Sadidi menyebut ongkos perbaikan mesin hanya menghabiskan anggaran di bawah seratus juta rupiah.

“Sumber dana bisa dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah. Tetapi, saya perkirakan biaya perbaikan mesin tidak lebih dari 50 juta rupiah. Dan kalau sebesar itu, dana kas DKP masih menyanggupinya,” tandas Sadidi.

Reporter: Ardilan
Editor: Jubirman

BERITA TERKAIT :

Terkini