oleh

Dewan Pers Tantang Jurnalis di Sultra Uji Kompetensi Jurnalis

KENDARI – Profesi jurnalis yang sifatnya terbuka dan menerima dari berbagai jenjang pendidikan dan jurusan, kini mereka (jurnalis,red) ditantang untuk mengikuti  Uji Kompetensi Jurnalis (UKJ) baik diselenggarakan oleh lembaga organisasi yang ditunjuk oleh dewan pers maupun dewan pers secara langsung. Demikian disampaikan oleh Anggota Dewan Pers, Jamalul Insan saat workshop peliputan pasca pemilihan legislatif dan pemilihan presiden tahun 2019 di salah satu hotel di kendari, Kamis (25/7/2019).

Jamalul menegaskan, karena sifatnya terbuka, maka setiap jurnalis wajib mengikuti UKJ agar mereka memiliki kompetensi yang mumpuni pada bidang jurnalis. 

“Karya-karya jurnalis harus sesuai dengan pedoman yang tertuang dalam kode etik jurnalistik dan undang-undang pers serta peraturan lainnya yang di atur oleh dewan pers,” katanya.

Sementara Ketua Persatuan Wartawan Indonesia Sulawesi Tenggara, Sarjono mengatakan, UKJ memudahkan mengontrol jurnalis dalam hal kompetensi mereka dalam melakukan tugas di lapangan. 

“Sejak diputuskan oleh dewan pers, maka seharusnya semua jurnalis harus tersertifikasi,” tegasnya. 

Ketua Aliansi Jurnalis Independen Kota Kendari, Zainal Ishaq menambahkan selain UKJ bagi para jurnalis, pihak media juga harus memiliki standar perusahaan pers khususnya dalam pemberian upah kepada para jurnalis yang bekerja.

“Harus sesuai upah yang telah ditetapkan oleh peraturan pengupahan. Ini harus dilakukan agar tidak tertindas lagi khususnya dalam hal gaji jurnalis,” singkatnya.

Terkini